Hati-hati Gejala GERD Tak Kunjung Sembuh
Kesehatan

Hati-hati Gejala GERD Tak Kunjung Sembuh Bisa Akibatkan Hal Yang Berbahaya Lho!

Ketika Anda merasakan panas atau rasa terbakar di bagian dada atau kerongkongan, mungkin ini merupakan gejala GERD. Sebenarnya kondisi kesehatan yang satu ini normal terjadi, hanya saja jika seandainya berlangsung secara terus-menerus dan juga dalam jangka waktu lama, tentunya harus diwaspadai. Hendaknya Anda segera membawanya ke dokter jika seandainya tidak ingin bertambah buruk. Penyakit yang satu ini tak hanya dapat dialami oleh orang dewasa, melainkan juga sangat rentan menyerang anak-anak, sehingga patut untuk diwaspadai.

Tak jarang bahkan beberapa orang yang menganggap gejala tersebut adalah serangan jantung, karena memang gejalanya hampir mirip. Hanya saja memang untuk GERD ini sendiri tidak mematikan sebagaimana penyakit jantung, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Namun tetap harus ditangani secara tepat sehingga nantinya tak akan memicu dampak yang membahayakan. Gejala utama dari penyakit yang satu ini memang heartburn, namun tetap disertai dengan beberapa gejala lain, seperti diantaranya adalah mual dan muntah, lebih sering bersendawa, sesak napas hingga mulut yang terasa asam.

Faktor yang dapat memicu gangguan kesehatan tersebut adalah lemahnya otot bagian bawah kerongkongan atau yang dikenal juga sebagai sfingter esofagus. Seharusnya otot yang satu ini akan berkontraksi dan juga otomatis menutup ketika makanan sudah turun ke lambung. Namun ketika kondisinya lemah, justru menyebabkan isi yang ada dalam lambung naik ke bagian kerongkongan. Termasuk diantaranya adalah asam lambung, inilah yang menyebabkan adanya sensasi atau rasa terbakar.

Patut untuk diingat bahwa cairan asam lambung yang naik dapat memicu terjadinya iritasi. Bahkan juga komplikasi dengan beberapa gangguan kesehatan ini, yaitu:

  1. Luka pada dinding esofagus, cairan asam lambung memang terbilang kuat sehingga dapat mengiritasi apapun yang dilaluinya, termasuk diantaranya adalah dinding kerongkongan, juga menimbulkan terjadinya luka pada area tersebut, hal ini dikenal juga dengan istilah tukak, tukak pada kerongkongan ini nyatanya juga sangat berbahaya, karena bisa mengeluarkan darah, bahkan menyebabkan rasa nyeri hingga kesulitan untuk menelan makanan.
  2. Penyempitan kerongkongan, iritasi yang disebabkan oleh asam lambung memang dalam jangka waktu panjang akan merusak dinding kerongkongan. Luka inilah yang kemudian menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada kerongkongan tersebut. hal tersebut secara otomatis akan membuat kerongkongan atau esofagus menjadi sempit.
  3. Esofagus barrett, kondisi yang satu ini dikenal juga sebagai prakanker pada kerongkongan atau esofagus. Hal tersebut dapat terjadi karena memang sel-sel yang ada pada esofagus mengalami perubahan akibat iritasi dalam jangka waktu panjang tersebut. tentunya tidak boleh dibiarkan, karena prakanker besar kemungkinan juga akan menyebabkan terbentuknya kanker.
  4. Kanker esofagus, jika esofagus barrett tersebut tidak segera diatasi secara tepat, biasanya cepat menyebabkan terjadinya kanker esofagus, karena mutasi atau perubahan sel-sel esofagus yang di iritasi oleh asam lambung tersebut. Kondisi kanker ini bahkan akan semakin cepat berkembang karena lokasinya berada di area tersebut.

Tentunya sangat berbahaya bukan, jadi jangan biarkan gejala GERD terjadi terlalu lama pada diri Anda. Sebaiknya langsung melakukan pengobatan agar tidak bertambah buruk. Penyakit yang satu ini memang dapat menyerang siapa saja, namun beberapa orang dengan kondisi tertentu seperti obesitas dan juga kehamilan resikonya justru semakin tinggi. Hanya saja tetap ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan tersebut agar tidak sampai menyerang Anda.

Referensi:

Web MD. Diakses pada 2020. Understanding the Basics of GERD.

Web MD. Diakses pada 2020. Complications of Heartburn and GERD.

Promag.id. Diakses pada 2021. Mengenal Penyakit Gerd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *